|
Kompetensi
Dasar
|
Materi
Pembelajaran
|
Kegiatan
Pemebelajaran
|
|
1.1 Terbiasa
membaca al-Qur’ān dengan meyakini bahwa Allah akan meninggikan derajat orang
yang beriman dan berilmu.
|
·
Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33
serta hadis tentang semangat menuntut ilmu.
|
·
Menyimak bacaan Q.S.
al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·
Mencermati artiQ.S.
al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33 serta hadis tentang semangat menuntut ilmu.
·
Menyimak penjelasan tentang hukum bacaan “Al” Syamsiyah dan
“Al” Qamariyah.
· Mengajukan pertanyaan tentang pentingnya
belajar al-Qur’ān, apa manfaat belajar ilmu
tajwid, atau pertanyaan lain yang relevan.
· Menanyakan cara membaca dan menghafalkan Q.S.
al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
· Mengajukan pertanyaan mengenai hukum bacaan “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah.
·
Diskusi menyusun arti kataQ.S.
al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33 menjadi terjemah secara utuh.
·
Secara berpasangan membaca
dan menghafalkanQ.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
· Secara berkelompok mencari dan
mengumpulkan lafaz yang mengandung hukum bacaan “Al” Syamsiyah dan
“Al” Qamariyah di dalam mushaf al-Qur’ān.
· Berdiskusi tentang pentingnya semangat menuntut ilmu
dalam kehidupan sehari-hari.
·
Merumuskan,
mengoreksi, dan memperbaiki hasil penterjemahanQ.S. al-Mujādilah/58: 11, Q.S.
ar-Rahmān /55: 33.
·
Mengklasifikasi lafaz yang
mengandung hukum bacaan “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah yang terdapat pada Q.S.
al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·
Melakukan
koreksi secara berkelompok terhadap hasil pengumpulan lafal yang mengandung bacaan “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah.
·
Membuat
paparan keterkaitan
semangat menuntut ilmu dalam kehidupan sehari-hari dengan pesan yang
terkandung dalamQ.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·
Mendemonstrasikan hafalan Q.S. al-Mujādilah/58: 11, Q.S.
ar-Rahmān /55: 33.
·
Menunjukkan/memaparkan
hasil diskusi makna Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
· Menanggapi paparan makna Q.S. al-Mujādilah
/58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·
Menyajikan
paparan hasil pencarian hukum bacaan “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah dalam Q.S. al-Mujādilah /58:
11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·
Menyajikan
keterkaitan semangat menuntut ilmu dalam kehidupan
sehari-haridengan pesan yang terkandung dalamQ.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S.
ar-Rahmān /55: 33.
·
Menyusun
kesimpulan maknaayat
dengan bimbingan guru.
|
|
2.1 Menunjukkan perilaku semangat menuntut ilmu sebagai
implementasi Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33 dan hadis
terkait.
|
|
3.1. Memahami
makna Q.S. al-Mujadilah /58: 11, Q.S. ar-Rahman /55: 33 dan Hadis terkait
tentang menuntut ilmu
|
|
4.1.1 Membaca
Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33 dengan tartil.
4.1.2 Menunjukkan hafalan Q.S. al-Mujādilah /58:
11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
4.1.3 Menyajikan
keterkaitan semangat menuntut
ilmu dengan pesanQ.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
|
|
1.2 Terbiasa
membaca al-Qur’ān dengan meyakini bahwa Allah mencintai orang-orang yang
ikhlas, sabar, dan pemaaf.
|
· Q.S. an-Nisá/4:
146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134 dan Hadis terkait tentang ikhlas, sabar, dan pemaaf.
|
·
Menyimak bacaanQ.S.
an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·
Mencermati arti Q.S.
an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·
Menyimak penjelasan tentang
hukum bacaan nun sukun, tanwin, dan mim sukun.
·
Mengajukan pertanyaan tentang
pentingnya belajar al-Qur’ān, apa manfaat belajar ilmu tajwid, atau
pertanyaan lain yang relevan dan aktual.
·
Menanyakan cara membaca dan
menghafalkan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli
Imrān/3: 134.
·
Mengajukan pertanyaan
mengenai hukum bacaan nun sukun, tanwin, dan mim sukun.
·
Diskusi menyusun arti perkata
Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134menjadi
terjemah secara utuh.
·
Secara berpasangan membaca
dan menghafalkan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli
Imrān/3: 134.
·
Secara berkelompok mencari
dan mengumpulkan macam-macam hukum bacaan nun sukun, tanwin, dan mim sukun di
dalam mushaf al-Qur’ān.
·
Mengumpulkan informasi
mengenai ikhlas, sabar, dan pemaaf dari berbagai sumber.
·
Merumuskan, mengoreksi, dan
memperbaiki hasil penterjemahan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153,
dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·
Mengidentifikasi dan mengklasifikasi
hukum bacaan nun sukun, tanwin, dan mim sukun dalam Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S.
al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·
Melakukan koreksi secara
berkelompok terhadap hasil pengumpulan contoh-contoh hukum bacaan nun sukun,
tanwin, dan mim sukun.
·
Membuat paparan hubungan keterkaitan
ikhlas, sabar, dan pemaaf
dengan pesan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli
Imrān/3: 134.
·
Menunjukkan / memaparkan
hasil diskusi maknaQ.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli
Imrān/3: 134.
·
Menanggapi paparan maknaQ.S.
an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·
Menyajikan paparan hasil
pencarian hukum bacaan nun sukun, tanwin, dan mim sukun dalam Q.S. an-Nisá/4:
146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·
Menyajikan paparan mengenai hubungan keterkaitan
ikhlas, sabar, dan pemaaf
dengan pesan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli
Imrān/3: 134.
·
Menyusun kesimpulan makna
ayat dengan bimbingan guru.
|
|
2.2 Menunjukkan
perilaku ikhlas, sabar, dan pemaaf sebagai implementasi pemahaman Q.S.
an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134, dan Hadis
terkait.
|
|
3.2 Memahami
makna Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134 serta
hadis terkait tentang ikhlas, sabar, dan pemaaf.
|
|
4.2.1 Membaca
Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134 dengan
tartil.
4.2.2 Menunjukkan
hafalan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3:
134 dengan lancar.
4.2.3Menyajikan
keterkaitan ikhlas, sabar, dan pemaaf
dengan pesan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli
Imrān/3: 134.
|
|
1.3 Meyakini
bahwa Allah Swt. Maha Mengetahui, Maha Waspada, Maha Mendengar, dan Maha
Melihat.
|
·
Al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
|
·
Mengamati dan memberi
komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan iman kepada Allah Swt.
·
Menyimak dan mencermati
penjelasan mengenai iman kepada Allah Swt.
·
Membaca dalil naqli tentang
iman kepada Allah Swt. beserta artinya.
·
Mengajukan pertanyaan tentang
iman kepada Allah Swt.
·
Mengajukan pertanyaan lain
yang relevan dan kontekstual tentang keimanan kepada Allah Swt.
·
Mencari dalil naqli yang
menjelaskan iman kepada Allah Swt.
·
Secara berkelompok
mengumpulkan contoh-contoh nyata perilaku yang mencerminkan al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir,
as-Sami’, dan al-Bashir.
·
Mendiskusikan makna al-Asma‘u
al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
·
Menghubungkan makna dalil
naqli tentang iman kepada Allah Swt. dengan konteks kehidupan sehari-hari.
·
Menghubungkan makna al-Asma‘u
al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan contoh perilaku
manusia dalam kehidupan sehari-hari.
·
Menyajikan paparan tentang
makna al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dan
penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
·
Menanggapi pertanyaan dan
memperbaiki paparan tentang al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir,
as-Sami’, dan al-Bashir.
·
Menyusun kesimpulan.
|
|
2.3 Menunjukkan perilaku percaya diri, tekun, teliti, dan
kerja keras sebagai implementasi makna
al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
|
|
3.3 Memahami
makna al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
|
|
4.3 Menyajikan
contoh perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al-Asma‘u al-Husna:
al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
|
|
1.4 Beriman
kepada malaikat-malaikat Allah Swt.
|
· Iman kepada Malaikat
Allah Swt.
|
·
Mengamati
dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan iman kepada
malaikat Allah Swt.
·
Menyimak
dan membaca penjelasan mengenai iman kepada malaikat Allah Swt.
·
Membaca
dalil naqli tentang iman kepada malaikat Allah Swt. beserta artinya.
·
Mengajukan
pertanyaan tentang malaikat Allah, atau pertanyaan lain yang relevan.
·
Mengajukan
pertanyaan mengenai manfaat beriman kepada malaikat Allah Swt. dalam
kehidupan sehari-hari.
·
Mencari
dalil naqli yang menjelaskan iman kepada malaikat Allah Swt.
·
Secara
berkelompok mengumpulkan contoh-contoh nyata perilaku yang mencerminkan
beriman kepada malaikat Allah Swt.
·
Mendiskusikan
makna beriman kepada malaikat Allah Swt.
·
Menghubungkan
tugas para malaikat dengan fenomena kehidupan sehari-hari.
·
Merumuskan
makna beriman kepada malaikat Allah Swt. Dalam kehidupan sehari-hari.
·
Menyajikan
paparan contoh-contoh nyata perilaku yang mencerminkan beriman kepada
malaikat Allah Swt dalam kehidupan sehari-hari.
·
Menyajikan
paparan makna beriman kepada malaikat Allah Swt. dalam kehidupan sehari-hari.
·
Menanggapi
pertanyaan dan memperbaiki.
·
Menyusun
kesimpulan.
|
|
2.4 Menunjukkan perilaku disiplin sebagai cerminan makna
iman kepada malaikat.
|
|
3.4 Memahami
makna iman kepada malaikat berdasarkan dalil naqli.
|
|
4.4 Menyajikan
contoh perilaku yang mencerminkan iman kepada malaikat Allah Swt.
|
|
1.5 Meyakini
bahwa jujur, amanah, dan istiqamah adalah perintah agama.
|
· Jujur, amanah,
istiqamah sesuai dengan Q.S.
al-Baqarah/2:42, Q.S. al-Anfal /8: 27, Q.S. al-Ahqaf /46: 13 dan Hadis
terkait.
|
·
Mengamati
dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan jujur, amanah,
dan istiqamah.
·
Menyimak
dan membaca penjelasan mengenai jujur, amanah, dan istiqamah.
·
Membaca
Q.S.
al-Baqarah/2:42, Q.S. al-Anfal /8: 27, Q.S. al-Ahqaf /46: 13 dan Hadis terkait dengan artinya.
·
Mengajukan
pertanyaan tentang cara menumbuhkan jujur, amanah, dan istiqamah.
·
Mengajukan
pertanyaan tentang manfaat perilaku jujur, amanah, dan istiqamah, atau
pertanyaan lain yang relevan dan aktual.
·
Secara
berkelompok mencari contoh-contoh nyata jujur, amanah, dan istiqamah dalam
kehidupan sehari-hari melalui berbagai sumber.
·
Mendiskusikan
dan mengelompokkan data dan informasi tentang kesuksesan yang diawali dari
sikap jujur, amanah, dan istiqamah.
·
Merumuskan
makna jujur, amanah, dan istiqamah sesuai dengan Q Q.S. al-Baqarah/2:42, Q.S.
al-Anfāl /8: 27, Q.S. al-Ahqāf /46: 13 dan hadis terkait.
·
Menghubungkan
dalil naqli perilaku jujur, amanah, dan istiqamah dengan contoh nyata dalam
kehidupan sehari-hari.
·
Memaparkan
makna jujur, amanah, dan istiqamah sesuai dengan Q.S. al-Baqarah/2:42, Q.S. al-Anfāl /8: 27, Q.S.
al-Ahqāf /46: 13 dan hadis terkait.
·
Memaparkan
hubungan dalil naqli perilaku jujur, amanah, dan istiqamah dengan contoh
nyata dalam kehidupan sehari-hari.
·
Menyajikan
penerapan perilaku jujur, amanah, dan istiqamah melalui demonstrasi,
sosiodrama, atau bentuk lainnya.
·
Menanggapi
pertanyaan dan memperbaiki paparan.
·
Menyusun
kesimpulan.
|
|
2.5 Menunjukkan
perilaku jujur, amanah, dan istiqamah dalam kehidupan sehari-hari.
|
|
3.5 Memahami
makna perilaku jujur, amanah, dan istiqamah.
|
|
4.5 Menyajikan
makna perilaku jujur, amanah, dan istiqamah.
|
|
1.6 Menyakini
bahwa hormat dan patuh kepada orang tua dan guru, dan berempati terhadap
sesama adalah perintah agama.
|
· Empati, terhadap sesama, hormat dan patuh kepada kedua orang tua dan
guru.
|
·
Mengamati
dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan empati, hormat
terhadap orang tua dan guru dalam kehidupan sehari-hari.
·
Menyimak
dan membaca penjelasan mengenai empati,hormat terhadap orang tua dan guru
dalam kehidupan sehari-hari.
·
Mengajukan
pertanyaan tentang cara menumbuhkan sikap empati, hormat terhadap orang tua
dan guru.
· Mengajukan pertanyaan mengenai manfaat sikap empati,
hormat terhadap orang tua dan guru, atau pertanyaan lain yang relevan.
·
Secara
berkelompok mencari contoh-contoh nyata sikap empati, hormat terhadap orang
tua dan guru di sekolah dan di masyarakat.
·
Mendiskusikan
dan mengelompokkan data dan informasi tentang manfaat yang diperoleh dari
sikap empati, hormat terhadap orang tua dan guru dalam kehidupan sehari-hari.
·
Merumuskan
makna empati, hormat terhadap orang tua dan guru.
·
Menghubungkan
dalil naqli tentang empati, hormat terhadap orang tua dan guru dengan
kenyataan dalam kehidupan sehari-hari.
·
Memaparkan
makna empati, hormat terhadap orang tua dan guru.
·
Memaparkan
hubungan dalil naqli tentang empati, hormat terhadap orang tua dan guru
dengan kenyataan dalam kehidupan sehari-hari.
·
Menyajikan
penerapan perilaku empati, hormat kepada kedua orang tua dan guru melalui
demonstrasi, sosiodrama, atau bentuk lainnya.
·
Menanggapi
pertanyaan dan memperbaiki paparan.
· Menyusun kesimpulan.
|
|
2.6 Menunjukkan
perilaku hormat dan patuh kepada orang tua dan guru, dan berempati terhadap
sesama dalam kehidupan sehari-hari.
|
|
3.6 Memahami
makna hormat dan patuh kepada kedua
orang tua dan guru, dan empati
terhadap sesama.
|
|
4.6 Menyajikan
makna hormat dan patuh kepada kedua orang tua dan guru, dan empati terhadap sesama.
|
|
1.7 Menghayati
ajaran bersuci dari hadas kecil dan hadas besar berdasarkan syariat Islam.
|
· Ketentuan bersuci dari hadas kecil
dan hadas besar.
|
·
Mengamati
dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan kebersihan.
·
Menyimak
dan membaca penjelasan mengenai ketentuan bersuci
dari hadas kecil dan hadas besar.
·
Membaca
dalil naqli mengenai ketentuan bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·
Mengajukan
pertanyaan mengenai permasalahan yang terkait dengan
bersuci dari hadas kecil dan hadas
besar.
·
Mengajukan
pertanyaan yang terkait dengan tata cara bersuci dari
hadas kecil dan hadas besar.
·
Secara
berkelompok mencari data dan informasi untuk menjawab permasalahan yang
terkait dengan ketentuan bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·
Mendiskusikan
tata cara bersuci dari
hadas kecil dan hadas besar.
·
Mengembangkan paparan
mengenai ketentuan dan tata cara bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·
Mendiskusikan
manfaat bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·
Berlatih
mempraktikkan/ menerapkan tata cara bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·
Merumuskan
ketentuan dan tata cara bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·
Merumuskan
manfaat bersuci dari hadas
kecil dan hadas besar.
·
Mendemonstrasikan
praktik bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·
Menyajikan
paparan tentang ketentuan bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·
Memaparkan
rumusan hikmah dan manfaat bersuci dari hadas kecil dan
hadas besar.
·
Menanggapi
pertanyaan dalam diskusi.
·
Merumuskan
kesimpulan.
|
|
2.7 Menunjukkan perilaku hidup bersih sebagai wujud
ketentuan bersuci dari hadas besar berdasarkan ketentuan syari’at Islam.
|
|
3.7 Memahami
ketentuan bersuci dari hadas besar berdasarkan ketentuan syari’at Islam.
|
|
4.7 Menyajikan
cara bersuci dari hadas besar.
|
|
1.8 Menunaikan
salat wajib berjamaah sebagai implementasi pemahaman rukun Islam.
|
· Salat berjamaah
|
·
Mengamati
dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan salat berjamaah.
·
Menyimak
dan membaca penjelasan mengenai tata cara salat berjamaah.
·
Membaca
dalil naqli mengenaisalat berjamaah.
·
Mengajukan
pertanyaan tentang ketentuan salat berjamaah.
·
Mengajukan
pertanyaan terkait dengan tata cara pelaksanaan salat berjamaah.
·
Secara
berkelompok mencari data dan informasi tentang dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat,
dan halangan salat berjamaah.
·
Mendiskusikan
dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan
halangan salat berjamaah.
·
Berlatih
mempraktikkan salat berjamaah.
·
Mengolah
informasi mengenai dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan
halangan salat berjamaah menjadi paparan yang menarik.
·
Merumuskan prosedur praktik
salat berjamaah.
·
Menyajikan
paparan mengenai dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan halangan
salat berjamaah.
·
Mendemonstrasikan
praktik salat berjamaah.
·
Menanggapi
pertanyaan dalam diskusi.
·
Merumuskan
kesimpulan.
|
|
2.8 Menunjukkan
perilaku demokratis sebagai implementasi pelaksanaan salat berjamaah.
|
|
3.8 Memahami
ketentuan salat berjamaah.
|
|
4.8 Mempraktikkan
salat berjamaah.
|
|
1.9 Menunaikan
salat Jum’at sebagai implementasi pemahaman ketaatan beribadah.
|
· Ketentuan Salat Jum’at
|
·
Mengamati
dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan salat Jum’at.
·
Menyimak
dan membaca penjelasan mengenai tata
cara salat Jum’at.
·
Membaca
dalil naqli mengenai salat Jum’at.
·
Mengajukan
pertanyaan tentang ketentuan salat Jum’at.
·
Mengajukan
pertanyaan terkait dengan tata cara pelaksanaan salat Jum’at.
·
Secara
berkelompok mencari data dan informasi tentang dalil
naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan halangan salat Jum’at.
·
Mendiskusikan
dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan
halangan salat Jum’at.
·
Berlatih
mempraktikkan salat Jum’at.
·
Mengolah
informasi mengenai dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan
halangansalat Jum’at menjadi paparan yang menarik.
·
Merumuskan prosedur praktik
salat Jum’at.
·
Menyajikan
paparan mengenai dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan
halangan salat Jum’at.
·
Mendemonstrasikan
praktik salat Jum’at.
·
Menanggapi
pertanyaan dalam diskusi.
·
Merumuskan
kesimpulan.
|
|
2.9 Menunjukkan
perilaku peduli terhadap sesama dan lingkungan sebagai implementasi
pelaksanaan salat Jum’at.
|
|
3.9 Memahami
ketentuan salat Jum’at.
|
|
4.9 Mempraktikkan
salat Jum’at.
|
|
1.10 Menunaikan
salat jamak qasar ketika bepergian
jauh (musafir) sebagai implementasi pemahaman ketaatan beribadah.
|
· Ketentuan Salat jamak qasar.
|
·
Mengamati
dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan salat jamak qasar.
·
Menyimak
dan membaca penjelasan mengenai tata cara salat jamak qasar.
·
Membaca
dalil naqli mengenai salat jamak qasar.
·
Mengajukan
pertanyaan tentang ketentuan salat jamak
qasar.
·
Mengajukan
pertanyaan terkait dengan tata cara pelaksanaan salat jamak qasar.
·
Secara
berkelompok mencari data dan informasi tentang dalil naqli, ketentuan, tata cara, dan
hikmah salat jamak qasar.
·
Mendiskusikan
dalil naqli, ketentuan, tata cara, dan hikmah jamak qasar.
·
Berlatih
mempraktikkan salat jamak qasar.
·
Mengolah
informasi mengenai dalil naqli, ketentuan, tata cara, dan hikmahsalat jamak qasar menjadi paparan yang
menarik.
·
Merumuskan prosedur praktik
salat jamak qasar.
·
Menyajikan
paparan mengenai dalil naqli, ketentuan, tata cara, dan hikmah salat jamak qasar.
·
Mendemonstrasikan
praktik salat jamak qasar.
·
Menanggapi
pertanyaan dalam diskusi.
·
Merumuskan
kesimpulan.
|
|
2.10 Menunjukkan perilaku disiplin sebagai implementasi
pelaksanaan salat jamak qasar.
|
|
3.10 Memahami
ketentuan salat jamak qasar.
|
|
4.10 Mempraktikkan
salat jamak dan qasar.
|
|
1.11 Menghayati
perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah dalam menegakkan risalah Allah
Swt.
|
Sejarah
perjuangan Nabi Muhammad Saw. periode Makkah
|
· Mengamati dan memberi komentar gambar atau
tayangan yang terkait dengan perjuangan Nabi Muhammad saw.
periode Makkah.
· Menyimak dan membaca penjelasan mengenai perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
·
Mengajukan
pertanyaan mengenai keadaan masyarakat Makkah sebelum datangnya nabi Muhammad
saw.
·
Mengajukan
pertanyaan terkait kronologi diangkatnya nabi Muhammad saw. menjadi
rasul atau pertanyaan lain yang
relevan.
·
Mengumpulkan
data dan fakta (waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) pada masa kelahiran Nabi Muhammad saw.
·
Mengumpulkan
data dan fakta (waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) pada masa Nabi Muhammad saw. diangkat menjadi rasul.
· Mengumpulkan data dan fakta (waktu, tempat,
peristiwa, dan tokoh) pada masa Nabi Muhammad Saw. berdakwah di Makkah.
· Mendiskusikan strategi dakwah Nabi Muhammad
saw. periode Makkah.
·
Menghubungkan
antara waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh, dalam sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah
dalam bentuk diagram alur.
·
Merumuskan
strategi dakwah Nabi Muhammad saw periode Makkah.
·
Menyajikan
paparan diagram alur sejarah
perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
·
Menyajikan
paparan strategi dakwah Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
·
Menanggapi
pertanyaan.
·
Menyusun
kesimpulan.
|
|
2.11 Meneladani
perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
|
|
3.11 Memahami
sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
|
|
4.11 Menyajikan strategi perjuangan yang dilakukan Nabi
Muhammad saw. periode Makkah.
|
|
1.12 Menghayati
perjuangan Nabi Muhammad saw. Periode Madinah dalam menegakkan risalah Allah
Swt.
|
· Sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah
|
· Mengamati dan memberi komentar gambar atau
tayangan yang terkait dengan perjuangan Nabi Muhammad saw.
periode Madinah.
· Menyimak dan membaca penjelasan mengenai perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah.
·
Mengajukan
pertanyaan mengenai keadaan masyarakat Madinah sebelum datangnya nabi Muhammad saw.
·
Mengajukan
pertanyaan terkait hijrahnya Nabi Muhammad saw. dan para sahabat ke Madinah.
·
Mengumpulkan
data dan fakta (waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) terkait dengan hijrahnya
Nabi Muhammad saw. dan para sahabat ke Madinah.
·
Mengumpulkan
informasi mengenai hubungan antara sahabat Muhajirin dan Anshar.
· Mengumpulkan informasi mengenai hubungan antara
kaum muslimin dengan warga non-muslim di Madinah.
· Mengumpulkan informasi mengenai hubungan antara
kaum muslimin dengan orang-orang kafir Makkah.
· Mengumpulkan data dan fakta (waktu, tempat,
peristiwa, dan tokoh) terkait dengan peristiwa fathu Makkah.
· Mendiskusikan strategi dakwah Nabi Muhammad
saw. periode Madinah.
·
Menghubungkan
antara waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh, dalam sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah mulai dari peristiwa hijrah sampai fathu makkah dalam bentuk diagram alur.
·
Mengolah
informasi mengenai hubungan antara sahabat Muhajirin dan Anshar, kaum
muslimin dengan warga non-muslim di Madinah, dan kaum muslimin dengan dengan
orang-orang kafir Makkah.
·
Merumuskan
strategi dakwah Nabi Muhammad saw.periode Madinah.
·
Menyajikan
paparan diagram alur mengenai sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah mulai dari peristiwa hijrah sampai fathu makkah.
·
Menyajikan
informasi mengenai hubungan antara sahabat Muhajirin dan Anshar, kaum muslimin
dengan warga non-muslim di Madinah, dan kaum muslimin dengan dengan
orang-orang kafir Makkah.
·
Memaparkan
strategi perjuangan yang dilakukan Nabi Muhammad saw.
periode Madinah.
·
Menanggapi
pertanyaan.
·
Menyusun
kesimpulan.
|
|
2.12 Meneladani
perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah.
|
|
3.12 Memahami
sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah.
|
|
4.12 Menyajikan
strategi perjuangan yang dilakukan Nabi Muhammad saw. periode Madinah.
|
|
1.13 Menghayati
perjuangan dan kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun sebagai penerus perjuangan
Nabi Muhammad saw. dalam menegakkan risalah Allah Swt.
|
· Sikap terpuji
al-Khulafa al-Rasyidun
|
· Mengamati dan memberi komentar gambar atau
tayangan yang terkait dengan perjuangan al-Khulafa al-Rasyidun.
· Menyimak dan membaca penjelasan mengenai sikap
terpujial-Khulafa al-Rasyidun.
·
Mengajukan
pertanyaan mengenai sikap yang dimiliki oleh al-Khulafa al-Rasyidun.
·
Mengajukan
pertanyaan terkait kronologi kepemimpinan al-Khulafa al-Rasyidun atau pertanyaan lain yang relevan.
·
Mengumpulkan
data dan fakta (waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) mengenai perkembangan
Islam pada masa kepemimpinan al-Khulafa al-Rasyidun.
·
Mengumpulkan
informasi mengenai kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun.
· Mendiskusikan strategi perjuangan al-Khulafa
al-Rasyidun.
·
Menghubungkan
data dan fakta (waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) mengenai perkembangan
Islam pada masa kepemimpinan al-Khulafa al-Rasyidun dalam bentuk diagram alur.
·
Mengolah
informasi mengenai kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun dalam bentuk paparan.
·
Merumuskan
strategi perjuangan al-Khulafa al-Rasyidun.
·
Menyajikan
perkembangan Islam pada masa kepemimpinan Khulafaurrasyidin berupa diagram
alur yang memuat waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh.
·
Menyajikan
informasi mengenai kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun dalam bentuk paparan.
·
Memaparkan
strategi perjuangan al-Khulafa al-Rasyidun.
·
Menanggapi
pertanyaan.
·
Menyusun
kesimpulan.
|
|
2.13 Meneladani
perilaku terpuji al-Khulafa al-Rasyidun.
|
|
3.13 Memahami
sejarah perjuangan dan kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun.
|
|
4.13 Menyajikan strategi perjuangan dan kepribadian
al-Khulafa al-Rasyidun.
|